LKMM Pra-TD Teknik Informatika STT PLN JAKARTA

   

 

 Materi LKMM Pra TD 2K16


"Dua kata yang membangkitkan semangat juang kita,dua kata yang membuat para tikus-tikus berdasi lari ketakutan,dua kata yang dapat membuat perubahan besar terhadap negeri ini...  Hidup Mahasiswa!!!"     
  
"Mahasiswa diambil dari 2 kata yaitu Maha & Siswa yang memiliki arti sebagai kumpulan Manusia yang memiliki jiwa sosial,serta Intelektual tinggi,dan sikap dewasa.Mahasiswa sendiri memiliki peran penting,yaitu Menjadi "Agent Of Change" atau menjadi generasi perubah.Generasi perubah disini diartikan sebagai calon emas penerus bangsa kelak.Mahasiswa sendiri memiliki peran diantara lain adalah sebagai garda terdepan rakyat.serta menjadi penyambung lidah rakyat yang terdzalimi oleh kaum elit yang mementingkan kepentingan pribadi tanpa memperdulikan nasib rakyat."



Oke cukup yaa pembaca untuk intronya,sebelum kita masuk dalam Materi, sudahkah semangat kalian meluap? sudahkah jiwa kalian terbuka oleh kata" diatas? jawablah pada hati kecil kamu ya..








  "LKMM PRA TD 2016 I'm Leader of Future". Sudah tidak terasa tiga hari telah terlewati.Bangun pagi-pagi,sarapan pun tak sempat.Namun semua tergantikan dengan acara yang seru dan menarik serta mendapat ilmu yang tidak akan pernah kita dapatkan di bangku perkuliahan. Apalagi diisi oleh para pembicara yang tak kalah super hebat. LKMM Pra-TD sendiri kepanjangan dari Latihan keterampilan Manajemen Mahasiswa Pra Tingkat Dasar,lalu apasih kegunaan dari LKMM pra TD sendiri? nah Kegiatan LKMM pra TD sendiri memiliki kegunaan yang sangat kompleks.Salah satu kegunaan terpenting dari LKMM pra TD adalah untuk membentuk bibit unggul mahasiswa calon penerus bangsa dengan memiliki kemampuan diatas mahasiswa biasa. Acara kali ini sangat berkesan bagi kami para peserta,karena melalui acara inilah,kami menjadi termotivasi serta terinspirasi untuk menjadi lebih baik.Dengan para pembicara yang hebat,serta materi yang disampaikan dapat membuat kami untuk makin mantap berani merubah diri menjadi lebih baik.Adapun materi kemari adalah Persepsi,Berfikir Kritis,Manajemen Waktu dll. Penasaran nggak apa aja sih yang ada di LKMM pra-TD kemarin?? yuk Follow me gaes!!!


Jumat, 9 Desember 2016




Materi Persepsi
Moderator : Bagus Septian
Pembicara :  Arif Iradat

      Persepsi dapat diartikan sebagai proses mendeteksi dan menginterpretasi informasi dengan menggunakan pengetahuan yang telah disimpan didalam ingatan persepsi dapat dikatakan perbedaan pemikiran yang dimiliki seseorang dari sudut pandang tertentu. 

  • Pengertian persepsi menurut beberapa ahli :

1.   Davidoff, Persepsi merupakan aktifitas yang intergrated dalam diri individu, maka apa yang ada dalam diri individu akan ikut aktif dalam persepsi.

2.   Bower, persepsi ialah interpretasi tentang apa yang di inderakan atau dirasak individu.

3.  Gibson, persepsi merupakan suatu proses pengenalan maupun proses pemberian arti terhadap lingkungan oleh individu.

4.  Wikipedia Indo, Persepsi adalah tindakan, menyusun, mengenali, dan menafsirkan informasi sensoris guna memberikan gambaran dan pemahaman tentang lingkungan.


  • Proses Persepsi
             Terdapat tiga komponan utama berikut:
1.   Seleksi adalah proses penyaringan oleh indra terhadap rangsangan dari luar, intensitas dan jenisnya dapat banyak atau sedikit.

2.  Interprestasi, yaitu proses mengorganisasikan informasi sehingga mempunyai arti bagi seseorang. Interprestasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pengalaman masa lalu, sistem nilai yang dianut, motivasi, kepribadian, dan

kecerdasan. Interprestasi juga bergantung pada kemampuan seseorang untuk mengadakan pengkatagoriaan informasi yang kompleks menjadi sarjana.

3.  Interprestasi dan persepsi kemudian ditrjemahkan dalam bentuk tingkah laku sebagai rekasi (Depdikbud, 1985), dalam Soelaeman, 1987). Jadi, proses persepsi adalah melakukan seleksi, interprestasi, dan pembulatan terhadap informasi yang sampai.



Faktor-faktor timbulnya persepsi :

1. Sudut pandang

2. Kelengkapan data

3. Tingkat Pendidikan

4. Lingkungan.
    

  • Kekeliruan dan Kegagalan Persepsi :

1                 1.  Kesalahan Atribusi
Adalah proses internal dalam diri kita untuk memahami penyebab perilaku orang lain. Misalnya, kita mengamati penampilan fisikseseorang, karena faktor seperti usia, gaya pakaian, dan daya tarik dapat memberikan isyarat mengenai sifat-sifat utama mereka

2               2.  Efek Halo
                   Kesalahan persepsi yang disebut efek halo (halo eects) merujuk pada fakta bahwa                                  begitu kita membentuk suatu kesan menyeluruh mengenai seseorang, kesan yang                             menyeluruh ini cenderung menimbulkan efek yang kuat atas penilaiankita akan                                             sifat-sifatnya yang spesifik. Misalnya, orang yang berpenampilan lebih menarik                                 dianggap berpeluang lebih besar dalam hidupnya (karir,perkawinan, dan sebagainya).

3       3.  Stereotip
                  Proses menempatkan orang-orang dan objek-objek ke dalam kategori-kategori yang mapan atau penilaian mengenai orang-orang atau objek-objek berdasarkan kategori-kategori yang dianggap sesuai, alih-alih berdasarkan karakteristik individual mereka.
  Beberapa contoh stereotip adalah sebagai berikut :
    a.       Laki-laki berpikir logis
    b.      Wanita bersikap emosional
    c.       Orang Prancis penggemar wanita, anggur, dan makanan enak, dll.

4       4.  Prasangka
                   Suatu kekeliruan persepsi terhadap orang yang berbeda adalah prasangka,suatu                    konsep yang sangat dekat dengan stereotip.

5        5.   Gegar Budaya
                   Menurut Kalvero Oberg, gegar budaya ditimbulkan oleh kecemasankarena                            hilangnya tanda-tanda yang sudah dikenal dan simbol-simbol hubungan sosial.  

Kesalahan berfikir lain :

1.      Kegagalan dalam penalaran

2.      Kegagalan dalam mengenali kenyataan

3.      Kurangnya wawasan dan pengetahuan

4.      Kegagalan dalam menyingkirkan pengaruh emosi
  "Sehingga dapat kita gambarkan bahwa Persepsi → pola pikir → keputusan"


                         Materi Berfikir Kritis
 
Moderator : Farah Azqia Maulana
Pembicara : M. Nury Haniv Lubis

 Berfikir Kritis dapat diartikan sebagai sebuah proses yang sadar dan sengaja yang digunakan untuk menafsirkan dan mengevaluasi kemampuan untuk menganalisis fakta, mencetuskan, dan menata gagasan, mempertahankan pendapat, membuat perbandingan.
Dapat pula diartikan sebagai kegiatan menggunakan akal budi untuk memutuskan sesuatu secara intelektual.
   
Tujuan dari berpikir kritis yaitu :
1. Menggali fakta
2. Memikirkan alternatif
Faktor-faktor yang mempengaruhi berpikir kritis yaitu :
1. Sudut pandang
2. Kelengkapan data
3. Tingkat pendidikan
Kesalahan-kesalahan dalam berpikir kritis yaitu :
1. Terpengaruh emosi
2. Ambigu
3. Data tidak sesuai
4. Over generalisasi
Mahasiswa yang bergerak itu adalah mahasiswa yang mendengar, lalu mulai berpikir, menguatkan mentalnya, membicarakan apa yang telah dipikirkannya, lalu bergerak.

Alur berpikir :
·                     pengenalan persepsi
·                     mencari pangkal pikir
·                     menghubungkan pagkal pikir
·                     menarik kesimpulan
Macam-macam berpikir:
1.                  berpikir gegabah : tidak hati2, teledor
2.                  berpikir logis : kegiatan berpikir menurut pola tertentu, tegasnya menurut logika berpikir (deduksi-induksi; rasionalism-empirism; abstrak-konkrit; apriori-aposteriori)
3.                  berpikir kritis



Materi Manajemen Waktu


è  Moderator :  Ridho Nofandri
a Pembicara  : M. Farid Rifai, S.Kom. M,Kom
 |Manajemen Waktu dapat diartikan perencanaan pengorganisasian, pergerakan, dan pengawasan produktivitas waktu.Dengan manajemen waktu anda menentukan apa yang harus anda kerjakan dan kapan mengerjakannya.
è Tidak hanya penting selama anda kuliah, tetapi di dunia kerja juga tidak kalah pentingnya.
Hal-hal yang harus diperhatikan :
1.      Menggunakan waktu yang baik
Dengan pembagian waktu yang baik, kita akan mudah untuk menjadi apa yang sudah direncanakan.
2.      Alasan menunda-nunda pekerjaan
Menunggu mood yang lebih bagus
Menunggu waktu yang lebih tepat  bagi dirinya
3.      Hal yang penting sebagai mahasiswa adalah
Jadwal minggu
Jadwal setiap minggu
Strategi Manajemen Waktu
1.      Kenali time wasters anda !
  Kenali kebiasaan anda yang paling sering membuat anda menunda-nunda pekerjaan yang penting.
  Buat perjanjian dengan diri sendiri untuk menghilangkannya
  Awalnya akan sulit, tapi begitu anda memulai bekerja dengan jadwal yang sudah dibuat, kebiasaan buruk akan hilang sendiri.
2.       Tentukan prioritas
  •      Buat prioritas pekerjaan kamu
  •      Artinya tentukan pekerjaan apa yang paling penting dan harus dikerjakan terlebih dahulu.
     3.      Jadikan deadlinemu sebagai “teman”
   Membuat deadline untuk setiap pekerjaan adalah penting supaya semua tugas atau pekerjaan selesai tepat.
4.      Jangan paksakan sekali duduk
Bagi pekerjaan anda sebagai bagian-bagian yang kecil
5.      Bagi pekerjaan yang membosankan menjadi bagian yang kecil
6.      Rutinitas harian
   Otak anda terdiri dari otot-otot yang memiliki beberapa kesamaan dengan otot pada bagian tubuh yang lain
   Otak bekerja dengan baik jika memiliki jam kerja teratur
4.      Beristirahat setelah belajar
  Diusahakan setiap 1 jam belajar minimal 10 menit istirahat
  Silahkan jalan-jalan dan duduk dibawah pohon
      5.     Istirahat minimal setengah hari dalam seminggu
Otak perlu istirahat rutin setiap minggu 
 Ciptakan hidup agar bervariasi seperti diselang-selingkan dengan hobby atau jalan-jalan.


Sabtu, 10 Desember 2016

                                Materi Berbicara Efektif




Moderator : Indah Pradana Kusuma
Pembicara :  Jontario Zainudin

Berbicara efektif adalah kemampuan menyampaikan pesan, maksud dan tujuan dengan sistematis, jelas, padat, lugas dan mudah dipahami. 4 fokus untuk berbicara efektif yaitu :
1. Matching the communication to the message and audience
     - Singkat dan berfokus pada ide utama
     - Sesuai dengan lawan bicara
     - Hindari jenis bahasa yang menghambat
2. Non verbal eues
     do....
     dont....
    - mata
    - bahasa tubuh
    - suara
3. The apropriate use of humors
     Disesuaikan dengan konteks, terkadang ada perlunya untuk melontarkan humor
4. Speech Anxiety
     - Preparation : mengenali lawan bicara, membuat catatan kerangka pembicaraan, antisipasi pertanyaan-pertanyaan yang muncul
     - Practice : latihan berbicara, gunakan body language  yang tepat
     - Acceptance : accept your nervousness as normal
Hambatan dalam berbicara efektif :
1. Hambatan fisik
2. Hambatan psikologis
3. Hambatan semanik
Lalu, bagaimana caranya agar dapat menjadi seseorang yang berbicara efektif ?
1. Tumbuhkan minat
2. Intonasi tepat
3. Menggunakan bahasa tubuh dengan tepat
4. Perhatikan respon lawan bicara
5. Lihatlah pendengar dalam berbicara



Materi Mendengar Aktif



 Moderator:  Ahmad Saybu Rizki
Pembicara :  Jontarian Zainuri

Adalah usaha untuk memperoleh pengertian dengan mempergunakan indera pendengaran dan kemampuan berbicar untuk menginterpretasi berita atau pesan yang diterima, baik secara lisan maupun tulisan.
Tahap-tahap mendengar aktif :
1.            Hearing
2.            Attention
3.            Understanding
4.            Remembering
Aktivitas mendengar :
1.      Memperhatikan
2.      Menafsirkan
3.      Mengingat
4.      Menilai
Macam-macam mendengar :
1.      Mendengar isi
2.      Mendengar kritis
3.      Mendengar empati
Teknik mendengar aktif :
1.      Kita tidak dapat mendengar dan berbicar secara bersamaan
2.      Mencoba memahami pokok pikiran atau ide utama pembicara
3.      Hindari gangguan dari lingkungan sekitar
4.      Mencoba untuk mengendalikan emosi
5.      Membuat catatan jelas dan singkat
6.      Mencoba untuk bersikap empati
7.      Coba untuk memahami prinsip-prinsip komunikasi non verbal
8.      Mendengar yang selektif
9.      Bertanya pada tempatnya
  Memberikan umpan balik
Cara untuk mendengar secara aktif :
1.      Memiliki minat yang tulus kepada pembicara dan topiknya
2.      Sediakan waktu yang cukup unruk mendengarkan
3.      Dengarlah secara utuh
4.      Refleksikan dengan kata-kata sendiri apa yang disampaikan

Tata cara pendengar yang baik :
1.      Keterangan objeknya
2.      Penyesuaian gaya bahasa
3.      Antisipasi distorsi / kegagalan / hal yang buruk
4.      Pahami umpan balik
Pembicara yang berkelas diawali dengan cara mendengar yang baik. Ciri – ciri pendengar yang positif :
1.      Kejelasan (clarity)
2.      Terbuka
3.      Lengkap (completeness)
4.      Singkat (concisenees)
5.      Ketepatan (waktu dan tempat)
6.      Tidak bicara semua (not all talk)
Rumus SMART :
·         Spesific : jelas
·         Measureable : dapat diukur
·         Archiveable : dicapai
·         Realistic : masuk akal
·         Timely : tepat waktu
Manfaat mendengar aktif
a.       Dapat memberikan pengetahuan, karena dengan memahami masalah akan terbuka kemungkinan pemecahan masalah
b.      Mengurangi salah paham
c.       Meningkatkan pencapaian tujuan
Tujuan mendengar aktif
è Aktif mendengar efektif, merupakan kebiasaan sebagaiman dasar komunikasi aktif
è Terpusat pada siapa yang anda dengarkan, meskipun didalam kelompok atau perorangan dengan tujuan untuk mnegerti.
 


Materi Motivasi Pribadi Organisasi

Moderator :  Yeni Ernawati
Pembicara :  Firman Giri Febriyanto

Pribadi adalah manusia sebagai perseorangan diri manusia/ diri sendiri.
Organisasi merupakan suatu kelompok yang terstruktur dengan tujuan dan visi misi yang sama.
• Komponen organisasi adalah tujuan, visi dan misi, leader dan follower, struktur yang jelas (arahan kerja) dan landasan.
• Tujuan berorganisasi adalah untuk pengembangan diri salah satunya dengan mengikuti organisasi. Mengembangkan bakat dan minat serta potensi yang kita miliki. Sarana pembelajaran diri untuk bekerja sama dalam sebuah kelompok. Mengasah skill non akademik
Organisasi : suatu kelompok dengan satu misi dan satu tujuan.
Visi : tujuan
Misi : cara-cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan
Organisasi :    Wadah aspirasi
                        Proses
                        Sistem perilaku
                        Alat mencapai tujuan
Fungsi organisasi :
1.      Pengembangan diri
2.      Pengembangan minat bakat
3.      Kerjasama
4.      Mengasah soft skill non-akademik
Komponen organisasi :
1.      Visi dan misi
2.      Leader, follower
3.      Arahan kerja, struktur
4.      Pedoman, metode, regulasi
Kepentingan organisasi = kepentingan pribadi
Kepentingan pribadi ≠ kepentingan organisasi
Peran pemimpin dan Organisasi :
1.      Pendorong
2.      Penengah
3.      Pengamat
4.      Pengawas
5.      Penggerak dan motivator
Peran anggota :
Sinergis dalam tim
 
Materi Ambisi kenyataan Usaha

Moderator : Faradifa Hidayatul Maynisa
Pembicara : Nanda Iswanto

Ambisi menurut KBBI adalah keinginan (hasrat, nafsu) yang besar untuk menjadi (memperoleh, mencapai) sesuatu (seperti pangkat, kedudukan) atau melakukan sesuatu: ia mempunyai -- untuk menjadi duta besar; pengabdiannya penuh dedikasi, tanpa -- pribadi;
Napoleon Hills mengatakan bahwa kurang ambisi adalah satu faktor utama yang menyebabkan kegagalan. Biasanya, orang yang berambisi akan berusaha membuat hasil pekerjaannya sesuai standar tertentu, bukan asal jadi, asal cepat, atau asal memenuhi tenggat.
Faktor lahirnya ambisi :
1. Ada rasa untuk kenikmatan
2. Ketentraman
3. Kehangatan
4. Kecitraan
5. Kekuasaan.
6. Ketenaran
7. Keberhasilan
Efek Pencapaian Ambisi :
            +    Tercapai, perasaan menjadi positif.
-          Gagal, perasaan menjadi negative.
  Ambisi seseorang  bisa lebih dari satu
o   Saling mendukung : berjalan seiring atau sejalan
o   Saling bertentangan : berjalan berlawanan arah
Menumbuhkan & mengendalikan Ambisi:
v  Miliki tujuan yang jelas dan mengaculah pada tujuan tersebut.
v  Tentukan kapan Anda dapat bekerja, lalu bertindaklah dengan penuh optimisme.
v  Jika gagal, pelajari penyebabnya. Jangan mengubah tujuan hanya karena gagal.
v  Bekerja samalah dengan orang-orang yang dapat membantu Anda. Jangan meluangkan waktu tanpa berbuat sesuatu.
v  Eksplorasi gagasan Anda untuk merumuskan tujuan yang jelas.
v  Selalu berpikir positif.
Kenyataan….
Definisi : Hal yang nyata/yang terbukti benar-benar ada. (KBBI).
Pengertian Kenyataan : Kondisi riil yang dapat mendukung / menghambat pencapaian sebuah ambisi.
Dilihat dari segi :
Eksternal : kondisi, lingkungan, dll.
Internal : KEYAKINAN (mengenai nasib, citra diri), KESANGGUPAN (bakat,Kemampuan, kecerdasan, keterampilan), KECENDERUNGAN PRIBADI (minat,  kebutuhan, kebiasaan, emosi).
Usaha….
Definisi: Kegiatan dengan mengerahkan Tenaga, Pikiran, atau Badan untuk mencapai suatu maksud;   pekerjaan (perbuatan, prakarsa, ikhtiar, daya upaya) untuk mencapai sesuatu. (KBBI)
Pengertian Kenyataan : Tindakan nyata yang dilakukan seseorang untuk mencapai dan mewujudkan sesuatu.
Macam-macam USAHA :
    Usaha Reaktif
Usaha yang muncul dengan bertindak dahulu tanpa adanya rangsangan.
    Usaha Proaktif
Usaha yang muncul karena mendapatkan rangsangan terlebih dahulu kemudian memunculkan tindakan. 



Minggu, 11 Desember 2016

Materi Pengenalan Diri
 Moderator : M. Dimas Arianto              
Pembicara :  Herman Bedi Agtriadi, S Si, M Cs

Menurut John Robert Powers, konsep diri adalah kesadaran dan pemahaman terhadap dirinya sendiri yang meliputi : siapa aku, apa kemampuanku, apa kekuranganku, apa kelebihanku. Konsep diri menjadi dasar perilaku hidup sehari – hari yang disadari. Kesadaran dan emahan akan dirinya.



Tujuan :

Tambahnya kesadaran seseorang untuk memahami dan mengenali diri.

Terbentuknya perilaku percaya diri serta hidup menuju kehidupan yang sejahtera.

Mengetahui potensi dan kelemahan diri sendiri

Mengapa konsep diri diperlukan :

Setelah seseorang mengetahui dirinya, maka terbentuklah sikap – sikap perilaku dalam menentukan arah dan prinsip hidup yang diinginkan.



Proses pembentukan konsep diri :

·         Ketika lahir seseorang belum memiliki konsep diri.

·         Pengetahuan, harapan,dan penilaian yang membentuk konsep diri.

·         Setelah orang tua yang mempengaruhi konsep diri.

·         Faktor yang penting dalam membentuk konsep diri adalah melalui belajar.



Koonsep diri mencakup 3 aspek :

1.      Pengetahuan

Apa yang kita ketahui tentang diri kita, mencakup :

·         Identitas formal

·         Kualitas pribadi

·         Merupakan perbandingan antara kita dengan orang lain.

·         Espresi verbal “saya adalah....”



2.      Harapan

·         Merupakan idealisme mengenai diri seseorang

·         Karakteristik pribadi



3.      Penilaian Diri

·         Prose perbandingan atau pengukuran

·         Semakin besar perbedaan antara “saya saat ini” dengan “sayang seharusnya jadi apa”.

·         Semakin seseorang mencapai harapan, maka ia akan merasa nyaman.



Konsep diri negatif dan positif, pandangan seseorang terhadap dirinya :

Ø  Konsep diri negatif :

a.       Tidak memiliki pengetahuan yang menyeluruh tentang dirinya

b.      Memiliki pandangan tentang dirinya yang berlaku kaku

c.       Lebih banyak melihat aspek dan kekurangan atau kelemahannya dalam dirinya daripada aspek – aspek kelemahan yang dimiliki.

Ø  Konsep diri positif :

a.       Seseorang dapat dikatakan mempunyai konsep dari positif

b.      Memiliki pengetahuan menyuluruh mengenai dirinya

c.       Menerima dari apa adanya.

d.      Memiliki kesadaran yang besar untuk mengubah atau mengurangi aspek dari dirinya yang dianggap merugikan.

Ciri konsep diri positif adalah : memiliki pengetahuan  yang cukup luas tentang dirinya, mempunyai harapan yang realistik dan self esteem yang tinggi atau penghargaan diri yang sehat.
Tipe-tipe kepribadian :

1.   Sanguinis (popular)

Suka bicara

Humoris

Emosional

Ekspresif

Childies

Kreatif

Spontanistas

Cepat meminta maaf

Bukan pendendam
Penuh semangat

Ingatan kuat pada warna



2.   Koleris (kuat)

Tipe pemimpin           

Dinamis                      

Aktif                          

Bersaing

Selalu benar dalam keadaan darurat

Menekankan fungsi hasil, bukan proses

Tidak perlu teman

3.   Melankolis (sempurna)

Penuh pikiran

Analitis

Sensitif                       

Serius

Idealis

Tekun

Perfeksionis

Berbakat

Teratur

Artistik

Rapi

Setia

Puitis



4.   Plegmatis (damai)

Rendah hati

Tegar

Mudah bergaul

Perhatian

Tidak tergesa-gesa

Pendengar yang baik

Konsisten

Tenang

Cerdas

Santai
Suka menyembunyikan emosi

Tidak suka menyinggung

Menjadi penengah

Mudah sepakat, mudah bilang “Ya”

Menghindari konflik

Suka mengawasi orzang

Materi Pengembangan Diri

Moderator : Wali Syahputro CK
Pembicara  :
Ilham Nur Ahadi

Pengembangan diri yaitu bentuk perwujudan dari aktualisasi diri management waktu dengan emosional. Dalam pengenalan diri ada 4 macam yaitu :
1. Dominan (Problem Orientated) : Do it my way\
2. Intim (People Orientated) : Do it the fun way
3. Stabil (Process Orientated) : Do it the easy way
4. Cermat (Procedure Orientated) : Do it the right way
Management waktu adalah kemampuan untuk mengalokasikan waktu dan sumberdaya untuk mencapai tujuan dengan cara :
     - Menciptakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi
     - "Work Smarter, Not Harder"
     - Menurunkan tingkat stres
Kuadran waktu memiliki 4 macam yaitu :
1. Kuadran I : Penting dan mendesak
     - Suka menunda-nunda pekerjaan
2. Kuadran II : Mendesak tetapi tidak penting
     - Menentukan prioritas
3. Kuadran III : Penting tetapi tidak mendesak
     - Orang yang "Yes man"
4. Kuadran IV : Tidak penting dan tidak mendesak
     - Pemalas
Tips dalam memanagemt waktu :
1. Perencanaan dan prioritas
2. Biasakan membuat "to do list"
3. Gunakan patokan 80/20 dimana 80 adalah hasilnya dan 20 adalah waktunya
4. Tentukan waktu yang paling optimal
5. Buat prioritas tugas-tugas anda dengan memperhatikan kepentingannya
6. Hindari menunda waktu
Beberapa steps dalam pengembangan diri yaitu :
1. Start with long-range goals and objective
2. Relate the days activities to those goals
3. Assign priorities to the days task according their contribution to your goals
4. Schedule task according to priority and to the degree of concentration required
5. Stay on track, using the plan to guide you through crises and interruptions





Materi Sasaran Resiko Konsekuensi

Moderator : Devi Rizki Putri
Pembicara :  H. Jatmika, S.Kom, M.Kom, MTA

• Sasaran adalah sesuatu yang ingin dituju baik individu maupun kelompok.
• Dalam mencapai sasaran mengikuti konsep SMART (specific, measurable, achieveable, result oriented, timely)
• Resiko adalah kemungkian untuk bertemu dengan sesuatu yang tidak diinginkan.
• Konsekuensi adalah hasil yang didapatkan setelah melakukan sebuah perbuatan di waktu yang lain.
• Manfaat SRK diantaranya : terbentuk pola pikir prestatif dan pedoman.
SASARAN
Sasaran adalah sesuatu yang ingin dicapai baik secara individu maupun kelompok.
Penjelasan tujuan yang akan dicapai dalam pengambilan tindakan
Sasaran → individu
             → bersama (komunal)
Metode : manajemen waktu dan plan kerja
*  Tahap – tahapnya :
-          Persiapan yang matang.
-          Pelaksanaan.
-          Evaluasi.
*  Gangguan terhadap sasaran :
-          Menurunnya motivasi.
-          Pengaruh dari luar.
-          Berubahnya keadaan lingkungan.
*  Strategi – strategi :
-          Spesifik.
  Apa.
  Kenapa.
  Dimana.
  Siapa.
-          Measurable ( bisa diukur ).
  Untuk menentukan sudah tercapai atau belum.
  Untuk mengontrol pencapaian tujuan.
-          Attainable.
-          Relevant.
-          Time-bound.
RESIKO
Kemungkinan bahaya yang muncul dari suatu usaha.
Resiko adalah  kemungkinan yang akan muncul dari perbuatan yang dilakukan.
*  Manajemen resiko antara lain :
-          Identifikasi ancaman.
-          Identifikasi penyebab ancaman.
-          Tentukan resiko.
-          Tentukan langkah antisipasi.
*  Apa yang kita lakukan pada resiko negatif :
-          Menghindari.
-          Menghadapi.
-          Menerima.
-          Dibagi-bagi. Jadi tidak dilakukan sendiri.
*  Apa yang kita lakukan pada resiko positif :
-          Diexploit / dimaksimalkan penggunaannya.
-          Share.
-          Entrance / meningkatkan.
-          Accept / menerima.
KONSEKUENSI
Konsekuensi akibat yang harus kita terima dari perbuatan yang kita lakukan.
Akibat dari suatu resiko
Sasaran → resiko → konsekuensi → hasil → evaluasi
                 Antisipasi
*  Cara mencegahnya adalah :
-          Tuliskan apa yang menjadi sasaran anda.
-          Komitmen untuk konsistensi pada sasaran.
-          Motivasi = menjaga semangat terhadap sasaran anda.
-          Rencana cadangan = rencana antisipasi resiko.
-          Do the best = penyesalan berkurang ketika gagal.
-          Evaluasi = sebagai system kendali untuk memperbaiki kinerja.
-          Jangan lupa berdoa juga.
-          Positif thinking.
    Konsep smart:
    specific : sasaran dijelaskan secara terperinci
    measurable : dapat diukur secara kualitatif dan kuantitatif
    achieveable : realistis
    result-oriented : berorientasi pada hasil/tujuan
    timely : tepat waktu dalam mencapai tujuan tersebut
Meminimalisir dan menghindari kegagalan :
·                     tuliskan sasaran
·                     membuat komitmen
·                     motivasi
·                     membuat rencana cadangan
·                     do the best
·                     evaluasi
·                     berdoa
·                     berpikir positif

Gimana Gaes?? Sudah Pahamkah kalian???
Saya harap melalui blog ini dapat menginspirasi kamu kamu semua untuk berubah menjadi Agent Of Change yang sebenarnya. Terimakasih  
jika kamu ingin Kritik & saran di coment ya.. iya kamuu :D


 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIRARKI CHOMSKY

EKUIVALENSI ANTARA DFA